Pengemasan Beras di Sulawesi Barat Dijamin Disperindag Sesuai Takaran

Pengemasan Beras di Sulawesi Barat Dijamin Disperindag Sesuai Takaran

--

Sulbar, Disway.id - Untuk memastikan ketersediaan stok Sulbar.disway.id/listtag/2185/beras">beras di tingkat produsen serta menjaga penggunaan alat takar sesuai ketentuan, Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) melakukan inspeksi mendadak (sidak) di pabrik penggilingan padi di Kabupaten Mamuju. 

"Dari hasil sidak di pabrik penggilingan padi di Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, kami menjamin stok beras aman dan takaran sudah sesuai dengan kemasan," kata Kabid Perdagangan Dinas Koperindag Sulbar, Muhammad Najib Ali, Selasa, 26 Agustus 2025.

Sidak yang dilakukan bersama Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan dari Polda Sulbar itu kata Najib Ali, memeriksa secara langsung stok beras yang tersedia di gudang pabrik dan melakukan pengujian terhadap alat timbang yang digunakan dalam proses pengemasan. 

Kegiatan itu merupakan tindak lanjut hasil rapat Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sulbar bersama Satgas Pangan, yang secara khusus membahas isu dan stabilitas harga pasokan beras di Sulbar.

"Langkah proaktif ini diambil untuk memastikan ketersediaan stok beras di tingkat produsen serta ketertiban dalam penggunaan alat ukur takar," ujar Najib Ali.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui bahwa pabrik tersebut telah mematuhi aturan dan melakukan tera ulang secara berkala pada alat takarnya.

"Dari hasil pengecekan kami, pabrik ini sudah tertib tera. Ini penting untuk melindungi konsumen agar mereka mendapatkan produk dengan takaran yang pas dan akurat," terang Najib Ali.

Ia menyampaikan bahwa kolaborasi dengan aparat penegak hukum seperti Polda Sulbar adalah wujud keseriusan Pemerintah Provinsi Sulbar dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan pangan. 

"Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk bergerak cepat merespons isu di masyarakat, sejalan dengan arahan Gubernur Sulbar untuk memastikan kesejahteraan masyarakat Sulbar," kata Najib Ali.

Sementara, Kepala Dinas Koperindag Sulbar Masriadi Nadi Atjo menyampaikan komitmen pihaknya untuk memastikan para pelaku usaha, khususnya pabrik penggilingan padi terkait dengan tertib niaga. 

"Pengawasan seperti ini akan terus kami lakukan secara berkala, tidak hanya pada beras, tetapi juga komoditas pokok lainnya. Ini adalah upaya pemerintah untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat dan memastikan tidak ada praktik yang merugikan konsumen," tegas Masriadi.

Kegiatan itu diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian dalam menjaga ketahanan pangan di Sulbar.

 

Sumber: