Gubernur Suhardi Duka Ajak Warga Sulbar Terus Jaga Toleransi
--
Sulbar.Disway.id - Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka mengajak seluruh masyarakat di daerah itu untuk terus menjaga kebersamaan, toleransi dan persatuan serta mendukung berbagai upaya pembangunan yang dilakukan pemerintah.
"Indonesia memang berbeda-beda, tetapi kita tidak pernah membedakan. Kekuatan bangsa ini justru terletak pada tingginya toleransi dan kuatnya persatuan," kata Suhardi Duka, saat menghadiri perayaan Natal Nasional GMKI bersama Pemerintah Kabupaten Mamasa dan masyarakat Mamasa, Selasa.
Gubernur menyampaikan ucapan selamat Hari Natal kepada seluruh umat Kristiani, baik secara pribadi maupun atas nama Pemerintah Provinsi Sulbar.
"Sebagai gubernur dan atas nama Pemerintah Provinsi Sulbar, saya mengucapkan selamat Hari Natal," ujar Suhardi Duka.
Suhardi Duka menyampaikan bahwa kehadiran Pemerintah Provinsi Sulbar dalam perayaan Natal tersebut merupakan bentuk nyata kebersamaan dan dukungan pemerintah terhadap umat yang merayakan hari besar keagamaan.
"Saudara-saudara tidak sendiri. Kami hadir dan bersama-sama dengan saudara-saudara sekalian," ucap Suhardi Duka.
Perayaan Natal tahun ini yang mengangkat tema 'Tuhan Allah Hadir Menyelamatkan Keluarga' menurut Suhardi Duka, sangat relevan dengan kehidupan bermasyarakat.
Gubernur menegaskan bahwa keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun tatanan sosial yang baik.
"Keluarga adalah sendi kehidupan masyarakat. Jika keluarga baik, saya yakin masyarakat juga akan baik,” katanya.
Pada kesempatan itu, Gubernur juga menekankan pentingnya ketaatan beragama yang sejalan dengan ketaatan terhadap hukum dan aturan negara.
Kedisiplinan dan kepatuhan terhadap hukum kata Gubernur merupakan kunci kemajuan sebuah bangsa.
"Bangsa ini seharusnya bisa lebih maju, bahkan melampaui negara lain yang sumber dayanya jauh lebih kecil. Namun, tantangannya ada pada ketaatan dan kedisiplinan kita terhadap aturan dan penegakan hukum," katanya.
Ia berharap momentum perayaan Natal dapat menjadi refleksi bagi seluruh umat beragama untuk semakin taat dalam menjalankan ajaran agama masing-masing, sekaligus taat pada aturan dan hukum negara.
"Jika ketaatan itu tumbuh, maka bangsa ini akan semakin kuat dan maju di masa depan," ujar Suhardi Duka.
Sumber: